Anda Ingin Selamat Dari Gunjingan Orang lain? Baca ini

Images (2)

Larangan Menggunjing Orang Lain

وَلا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ

“Dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati?”

Menggunjing orang lain merupakan perbuatan yang sangat menjijikkan jiwa dan hati manusia, sampai-sampai Allah ta’ala dalam ayat diatas menyerupakannya dengan memakan bangkai orang yang ia gunjingkan.

Ironisnya, sangat sedikit yang bisa menghindarkan diri dari kezaliman yang satu ini. Bahkan orang yang ahli ilmu dan ahli ibadah bisa saja terjatuh didalamnya.

Tidak Semua Yang Kita Inginkan Terwujud

Setiap manusia pasti menginginkan agar dihargai, di hormati dan di muliakan oleh orang-orang di sekitarnya. Demikian pula setiap orang tidak akan suka dihina, digunjing, dan di rendahkan oleh orang-orang di sekitarnya.

Akan tetapi tidak semua yang kita inginkan bisa terwujud begitu saja. Terlebih keinginan seperti diatas erat hubunganya dengan hati manusia, dimana hati setiap manusia berbeda-beda. Ada hati yang bersih dan ada hati yang berpenyakit.

Mungkin kita sudah semaksimal mungkin menjadi pribadi yang baik, sopan, jujur dan amanah, namun tetap saja akan ada orang buruk yang memandang sayu penuh kedengkian terhadap kita.

Demikian pula ketika kita adalah orang buruk, pasti akan ada saja omongan dan gunjingan dari orang-orang baik.

Mencari Ridha Dari Seluruh Manusia Adalah Sebuah Kemustahilan

Imam syafii rahimahullah pernah berkata:

رضا الناس غاية لا تدرك

“Mengharap keridhaan dari semua manusia adalah tujuan yang mustahil”

Mencari ridha dari semua manusia adalah kemustahilan, betapapun baik diri anda dan betapa dermawan dan mulia, tetap anda tidak mungkin selamat dari celaan manusia.

Lihatlah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang terkumpulkan padanya banyak sifat yang mulia, kecerdasan, kedermawanan, kelembutan, kejujuran akan tetapi beliau tetap dikatakan orang gila, penyair gila, penyihir, bahkan tersihir karena kedengkian orang lain terhadapnya.

Imam Ibnu Hazm rahimahullah juga pernah berkata:

مَنْ قَدَّرَ أَنه يَسْلَمُ مِنْ طَعْنِ النَّاسِ وَعَيْبِهِمْ فَهُوَ مَجْنُون

Barang siapa yang menyangka ia bisa selamat dari celaan manusia dan cercaan mereka maka ia adalah orang gila.” (Al-Akhlaaq wa As-Siyar fi mudawaatin nufuus)

Imam Ibnu Hazm tegas mengatakan bahwa hanya orang gila dan tak berakal yang menyangka bahwa dirinya selamat dari lisan orang lain.

Hukuman Bagi Para Penggunjing

لما عرج بي مررت بقوم لهم أظفار من نحاس يخمشون بها وجوههم وصدورهم، فقلت: من هؤلاء يا جبريل؟ قال: هؤلاء  الذين يأكلون لحوم الناس، ويقعون في أعراضهم

“Tatkala saya diangkat kelangit, saya melewati kumpulan orang yang memiliki kuku terbuat dari tembaga, dengannya mereka mencakar-cakar wajah dan dada mereka sendiri, lantas sayapun bertanya pada Jibril ‘alaihissalam: Siapakah mereka itu wahai Jibril? Beliau menjawab: “Mereka itu adalah orang-orang yang suka memakan daging manusia (menggunjing), dan suka menghina harga diri mereka”. (HR Ahmad)

Ghibah sama seperti memakan daging saudaranya yang lain, kalaulah seandainya mereka mengetahui hakikat ghibah dan mengunjing serta siksa bagi pelakunya, niscaya mereka akan menutup rapat-rapat mulut mereka.

Pujian orang lain terhadapmu tidak akan menyebabkanmu masuk kedalam syurga, dan gunjingan orang lain juga tidak akan memasukkanmu kedalam neraka.

fokus pada tujuan awal dan terus perbaiki diri dan berhentilah mengharapkan ridha dari semua manusia. karna itu adalah sebuah kemustahilan.