Apa Itu Syirik? Dan Bagaimana Sejarah Kesyirikan Pertama di Dunia

syirik dan sejarah kesyirikan
syirik dan sejarah kesyirikan

Kita harus tau bahwa, “mengapa kita harus memahami syirik? karena syirik ini merupakan doa terbesar dengan menyembah selain Allah. Syirik juga termasuk hal yang merusak tauhid seseorang.

Bahkan syirik besar juga dapat menyebabkan seseorang keluar dari Islam, diharamkan masuk syurga dan ditetapkan sebagai penghuni neraka.

Apakah Syirik itu?

Syirik adalah itikad ataupun perbuatan yang menyamakan sesuatu selain Allah dan disandarkan pada Allah dalam hal rububiyyah dan uluhiyyah. Umumnya, menyekutukan dalam Uluhiyyah Allah yaitu hal-hal yang merupakan kekhususan bagi Allah, seperti berdo’a kepada selain Allah, atau memalingkan suatu bentuk ibadah seperti menyembelih (kurban), bernadzar, berdo’a dan sebagainya kepada selainNya.

Sejarah Kesyirikan pertama terjadi

Berhala di masa Nuh, mewakili orang soleh yang diagungkan Pada Masa itu

Allah menceritakan upaya pembelaan kaum Nuh terhadap berhala mereka,

قَالَ نُوحٌ رَبِّ إِنَّهُمْ عَصَوْنِي وَاتَّبَعُوا مَنْ لَمْ يَزِدْهُ مَالُهُ وَوَلَدُهُ إِلَّا خَسَارًا . وَمَكَرُوا مَكْرًا كُبَّارًا. وَقَالُوا لَا تَذَرُنَّ آَلِهَتَكُمْ وَلَا تَذَرُنَّ وَدًّا وَلَا سُوَاعًا وَلَا يَغُوثَ وَيَعُوقَ وَنَسْرًا

Nuh berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya mereka telah mendurhakaiku dan telah mengikuti orang-orang yang harta dan anak-anaknya tidak menambah kepadanya melainkan kerugian belaka, (21) dan melakukan tipu-daya yang amat besar”. (22) Dan mereka berkata: “Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) wadd, dan jangan pula suwwa’yaghutsya’uq dan nasr.” (QS. Nuh: 21 – 23).

Siapakah Senarnya Berhala-berhala Ini? dan Apa Hubunganya dengan Syirik dan Sejarah Kesyirikan?

Ibnu Abbas menjelaskan,

أَسْمَاءُ رِجَالٍ صَالِحِينَ مِنْ قَوْمِ نُوحٍ ، فَلَمَّا هَلَكُوا أَوْحَى الشَّيْطَانُ إِلَى قَوْمِهِمْ أَنِ انْصِبُوا إِلَى مَجَالِسِهِمُ الَّتِى كَانُوا يَجْلِسُونَ أَنْصَابًا ، وَسَمُّوهَا بِأَسْمَائِهِمْ فَفَعَلُوا فَلَمْ تُعْبَدْ حَتَّى إِذَا هَلَكَ أُولَئِكَ وَتَنَسَّخَ الْعِلْمُ عُبِدَتْ

Mereka adalah nama-nama orang soleh di kalangan kaumnya Nuh. Ketika mereka meninggal, setan membisikkan kaumnya untuk membuat prasasti di tempat-tempat peribadahan orang soleh itu. Dan memberi nama prasasti itu sesuai nama orang soleh tersebut. Merekapun melakukannya. Namun prasasti itu tidak disembah. Ketika generasi (pembuat prasasti) ini meninggal, dan pengetahuan tentang prasasti ini mulai kabur, akhirnya prasasti ini disembah. (HR. Bukhari 4920).

Syirik dan Sejarah Kesyirikan

Sebab terjadi kesyirikan pertama di bumi adalah karena mengagungkan orang soleh yang telah meninggal. Kemudian Allah mengutus Nabi Nuh untuk menunjukkan betapa bahayanya mengkultuskan orang soleh.

Berawal dari kultus, kemudian orang menyembah orang soleh itu. Karena itu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang semua sikap ghuluw (berlebih-lebihan). Karena sikap ghuluw, sumber bencana umat manusia dari zaman ke zaman.

Inilah pebahasan singkat tentang syirik dan sejarah kesyirikan. Semoga kita semua dijauhkan dari perbuatan dan ucapan yang membuatkan kesyirikan, sehingga kita bisa lebih waspada agar tidak terjerumus ke dalamnya. Aamiin.

Referensi Muslim.or.id

Contributor

Written by Sasjara Era

Content AuthorYears Of Membership