lakukan 7 Cara Ini Agar Istiqamah Mudah Diraih

Download (3)

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Rabb kami ialah Allah” kemudian mereka istiqomah pada pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.” (QS. Fushilat: 30)

Untuk menjadi pribadi yang istiqomah memang tidak semudah membalikan telapak tangan, dalam menjalan keistiqamahan diri, kita memerluhkan usaha dan kesabaran yang super ekstra. Maka tidak heran, Allah SWT akan mengganti usaha dan kesabaran tersebut dengan pertolongan-Nya seperti yang sudah disebutkan dalam surat Fushilat ayat 30 di atas

Tips agar kita bisa menjadi pribadi yang istiqomah dalam kebaikan, maka Berikut cara-cara yang perlu dilakukan supaya (insya Allah) kita bisa istiqomah dalam agama Allah serta senantiasa dalam ketaatan kepada Allah saja.

1. Memperdalam pemahaman serta mengamalkan dua kalimat syahada

Syahadatain 702x336

Mengucapakan dua kalimat syahadat merupakan ikrar seseorang yang memeluk agama Islam. Bahwa tiada yang berhak disembah selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah, Ini merupakan cara kita sebagai umat Islam untuk mengamalkan rukun Islam yang pertama untuk tidak akan menambah sesembahan lain atau sekutu bagi Allah serta taat kepada perintah dan ajaran yang dibawa oleh utusan-Nya, Muhammad SAW.

2. Memperdalam pengetahuan mengenai Al Qur’an

O1aj9qdyyjnspzwhuggyc3mngfqoamf5qsb948ww7a6dxlfnv

Salah satu alasan kitab suci umat Islam ini diturunkan ialah untuk memperteguhkan keimanan orang-orang yang sudah beriman serta menjadi petunjuk bagi mereka. sebagaimana firman Allah,

قُلْ نَزَّلَهُ رُوحُ الْقُدُسِ مِنْ رَبِّكَ بِالْحَقِّ لِيُثَبِّتَ الَّذِينَ آمَنُوا وَهُدًى وَبُشْرَى لِلْمُسْلِمِينَ

Katakanlah: “Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al Qur’an itu dari Rabbmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”.” (QS. An Nahl: 102)

Imam Ibnu Katsir mengatakan mengenai ayat tersebut, “Katakanlah wahai Muhammad, Al Qur’an itu adalah petunjuk bagi hati orang beriman dan obat penawar bagi hati dari berbagai keraguan.”

Pada umumnya, penyebab seseorang susah dalam istiqomah untuk beribadah kepada Allah, ini dikarena kurangnya memperdalam ilmu pengetahuan tentang kitab suci alqur’an dan lebih banyak disibukan dengan aktivitas diluar dari perbuatan beribadah kepada Allah.

Perbanyaklah waktu untuk mempelajari isi Al Qur’an agar ilmu agama semakin kaya dan menjadikannya sebagai tuntunan hidup agar bisa tetap istiqomah dalam beribadah.

3. Mulai belajar istiqomah dengan Amal-amal yang Sederhana

Hipwee 9dc7faaa 70b0 45d1 a19b b2d96e604f9d 169

Menjadi diri pribadi yang memiliki sifat istiqomah dalam beribadah kepada Allah, kita perlu membiasakan untuk mengerjakan diri dari amal-amal yang sederhana seperti bersedekah (walaupun sedikit), membantu kawan, sholat sunat, membantu sesama umat Muslim yang sedang dalam kesulitan,  dan lain lain.

Nabi Muhammad SAW bersabda bahwasannya amal yang paling dicintai Allah itu adalah amal-amal yang terus istiqomah walaupun sedikit. Dari yang sedikit ini, sedikit demi sedikit ditingkatkan hingga menjadi amalan yang besar lagi istiqomah.

4. Banyak berdoa serta paksa diri Memberikan Manfaat bagi Sesama

Berdoa islam

Perbanyaklah berdoa agar tetap diberikan petunjuk jalan yang benar dan memperkuat keyakinan terhadap Allah SWT dan ajaran – Nya. Tidak hanya berusaha untuk menjadi pribadi yang istiqomah dalam beragama, perbanyaklah doa karena berdoa kepada Allah agae dimudahkan setiap langkah menuju istiqamah.

Terus istiqomah beramal shalih dan selalu berusaha membuka celah kebaikan dan menjadikan diri kita bermanfaat bagi saudara lainya, bisa jadi kecil di mata kita, namun memiliki mafaat yang besar di mata orang yang kita bantu.

5. Mencari kawan yang sejalan dalam beribadah

1

Untuk menjadi istiqomah kita perlu meningkatkan pribadi yang lebih baik bisa dimulai dari menempatkan diri pada lingkungan yang dipenuhi orang – orang yang bertujuan sama.

Kita membutuhkan kawan yang selalu mengingatkan diri kita mengenai amal-amal shalih yang bisa jadikan teladan dalam beramal. Allah berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.” (QS. At Taubah: 119).

Dari situlah kita memerlukan teman yang bisa saling mengingatkan dalam kebaikan agar tetap istiqamah di jalan Allah dan bukannya keburukan yang membawa kita kepada dosa.

6. Membaca Kisah Orang-orang Shalih

Images 10

Untak mendorong pribadi kita agar senantiasa untuk beramal shalih dengan cara istiqomah kita juga perlu membaca kisah orang-orang terdahulu yang shalih dan meneladani sikap mereka dalam beramal ibadah. Ini juga yang menjadi alasan mengapa Allah banyak memberikan kisah-kisah orang shalih dan para nabi di dalam Al-Qur’an. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,

وَكُلًّا نَقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ أَنْبَاءِ الرُّسُلِ مَا نُثَبِّتُ بِهِ فُؤَادَكَ وَجَاءَكَ فِي هَذِهِ الْحَقُّ وَمَوْعِظَةٌ وَذِكْرَى لِلْمُؤْمِنِينَ

Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu; dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Hud: 11)

Advocate

Written by Sasjara Era

Content Author