in ,

Benarkah ada 14 Warga Aceh Dibaptis Jadi Pendeta?

Kristenisasi semakin gencar di Serambi Mekkah. Sebanyak 14 warga Aceh kini menjadi Pendeta di Medan, dan akan dikirim kembali ke Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) untuk mengkristenisasikan warga Aceh lainnya agar pindah ke Agama Kristen, sebagaimana dilaporkan Aceh Terkini, Senin(21/9/2015).

Sebagaimana pesan yang beredar melalui jaringan aplikasi seluler Blackberry Messenger (BBM), warga Aceh diduga menjadi pendeta di Medan berjumlah 14 orang. Mereka diduga berasal dari beberapa kabupaten seperti, Aceh Pidie, Aceh Utara dan Bireuen. Bahkan, salah satu di antara mereka telah mendapatkan jabatan dan kedudukan di salah satu gereja ternama di Medan.

Inilah daftar nama-nama orang yang diduga menjadi Pendeta :

  1. Pendeta Hasan Ibrahim S.Th.
  2. Pendeta Zaini, S.Th., sebagai pimpinan Gereja sejantera di Medan.
  3. Pendeta Iskandar, S.Th.
  4. Pendeta Jafaruddin Adan, sedang mengikuti Kuliah di Sekolah Tinggi Teologi Abadi Bangsa, Jl. Medan Km 10
  5. Pendeta Abdullah S.Th.
  6. Pendeta Jamaluddin, S.Th.
  7. Pendeta Zainuddin, S.Th.
  8. Pendeta Anwar Ibrahim Puteh, S.Th.
  9. Pendeta Jamaluddin, S.Th.
  10. Pendeta Ahmad Mustafa, S.Th.
  11. Pendeta Evi Madalena
  12. Pendeta Rahmi
  13. Pendeta Muhammad Nur, S.Th.
  14. Pendeta Cut Hardianti

Ke-12 nama tersebut berasal dari kabupaten Pidie, sedangkan Pendeta Muhammad Nur,S.Th., berasal dari kabupaten Aceh Utara dan Pendeta Cut hardianti berasal dari kabupaten Bireuen.

Hingga berita ini dipublikasikan, pengirim pesan tersebut tidak menjelaskan seara detil sejak kapan ke-14 warga Aceh tersebut pindah agama dan diangkat menjadi pendeta.

Kristenisasi ini benar-benar telah mencoreng tanah rencong yang secara tradisi telah mengusung tinggi hukum Islam yang dalam sejarahnya dijuluki Hukum Adat Makuta Alam.

قالب وردپرس

Tinggalkan Balasan